
Momuung.com – Saat hamil, tubuh Mommy akan mengalami banyak perubahan, termasuk pada bentuk perut dan pusar. Salah satu perubahan yang cukup sering terjadi adalah pusar menjadi lebih menonjol atau terlihat seperti terdorong keluar.
Hal ini umumnya terjadi karena rahim terus membesar mengikuti pertumbuhan Si Kecil. Seiring bertambahnya ukuran rahim, tekanan pada dinding perut juga meningkat dan kulit di sekitar perut semakin meregang. Akibatnya, pusar yang sebelumnya masuk ke dalam bisa terlihat lebih rata atau justru menonjol ke luar. ACOG juga mencatat bahwa pusar dapat menjadi menonjol, terutama saat memasuki trimester ketiga (American College of Obstetricians and Gynecologists, 2021).
Jadi, kalau bentuk pusar Mommy berubah selama kehamilan, tidak perlu langsung khawatir, ya. Pusar yang menonjol maupun yang tetap masuk ke dalam sama-sama bisa menjadi variasi normal selama kehamilan. Bentuk pusar juga tidak menentukan apakah Si Kecil tumbuh sehat atau tidak.
Pusar merupakan bagian dari dinding perut yang ikut mengalami perubahan ketika perut semakin membesar. Saat rahim dan Si Kecil bertambah besar, tekanan di dalam rongga perut juga meningkat. Kondisi ini dapat membuat jaringan dan kulit di sekitar pusar semakin meregang sehingga pusar terlihat lebih rata atau terdorong ke luar.
Perubahan tersebut biasanya semakin terlihat pada trimester kedua hingga ketiga, ketika ukuran rahim dan perut bertambah besar. Namun, bentuk perubahan pada setiap Mommy bisa berbeda-beda. Ada yang pusarnya menonjol cukup jelas, ada yang hanya menjadi lebih rata, dan ada pula yang hampir tidak mengalami perubahan.
Meski umumnya normal, Mommy tetap perlu memperhatikan jika perubahan pada pusar disertai keluhan lain. Pusar yang terasa nyeri, muncul benjolan keras atau sangat sensitif, benjolan tidak dapat kembali masuk, atau kulit di sekitarnya berubah warna sebaiknya diperiksakan ke dokter. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan hernia umbilikalis, yaitu keadaan ketika jaringan dari dalam perut menonjol melalui area yang lebih lemah di sekitar pusar.
Tidak semua pusar yang menonjol berarti hernia, ya, Mommy. Jadi, bila ada perubahan yang membuat Mommy ragu, sebaiknya jangan mencoba menekan benjolan secara paksa. Sampaikan keluhan tersebut kepada dokter kandungan agar dapat diperiksa dengan tepat.
Selain memperhatikan perubahan tubuh selama kehamilan, penting juga bagi pasangan untuk memahami kondisi kesehatan reproduksi sejak sebelum merencanakan kehamilan. Pasalnya, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi peluang terjadinya kehamilan pada pasangan. Untuk Mommy yang sedang menjalani program hamil, yuk, kenali juga Sudah 1 Tahun Menikah Belum Hamil, Kapan Harus Periksa? agar tahu kapan sebaiknya mulai berkonsultasi dengan dokter.
Tidak semua Mommy akan mengalami pusar yang menonjol selama kehamilan. Perubahan bentuk pusar dapat berbeda karena setiap tubuh memiliki karakteristik yang berbeda pula.
Berikut beberapa hal yang perlu Mommy ketahui:
Jadi, Mommy tidak perlu membandingkan bentuk pusar dengan Mommy lain yang sedang hamil, ya. Setiap kehamilan punya cerita dan perubahan tubuhnya masing-masing.
Pusar yang semakin menonjol saat hamil sebenarnya tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, karena kulit di sekitar perut semakin meregang dan bisa menjadi lebih sensitif, Mommy tetap perlu menjaga area pusar agar tetap bersih dan tidak mudah mengalami iritasi.
Beberapa cara sederhana yang bisa Mommy lakukan, yaitu:
Mommy juga tidak perlu mencoba menekan pusar agar kembali masuk atau menutupnya dengan plester maupun benda tertentu. Perubahan bentuk pusar selama kehamilan umumnya merupakan bagian dari perubahan normal pada tubuh.
Namun, bila pusar menjadi sangat nyeri, muncul benjolan yang keras, kulit di sekitarnya berubah warna, atau terdapat cairan maupun tanda infeksi, sebaiknya Mommy memeriksakannya ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Bukan hanya bentuk tubuh yang berubah, kebutuhan nutrisi Mommy juga tetap perlu diperhatikan selama trimester ketiga. Di masa ini, Si Kecil masih terus tumbuh dan berkembang, sementara tubuh Mommy juga sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan dan masa menyusui.
Beberapa zat gizi penting selama kehamilan antara lain protein, asam folat, zat besi, dan kalsium. Protein dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan jaringan, asam folat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan janin, zat besi membantu memenuhi kebutuhan pembentukan sel darah merah, sedangkan kalsium berperan dalam pembentukan tulang dan gigi Si Kecil (American College of Obstetricians and Gynecologists, n.d.).
Selain itu, asupan omega-3, termasuk DHA, juga penting selama kehamilan untuk mendukung perkembangan otak dan mata Si Kecil. Kebutuhan tersebut dapat diperoleh melalui pola makan yang beragam, termasuk sumber ikan rendah merkuri, serta suplemen bila direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.
Untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian, Mommy juga bisa memilih produk pendamping yang sesuai. Susu Mylkflow Mom Uung dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu melengkapi asupan nutrisi selama masa kehamilan karena mengandung protein, kalsium, zat besi, asam folat, serta serat pangan.
Kandungan serat pangan juga dapat membantu melengkapi kebutuhan serat harian Mommy. Meski begitu, Mylkflow tetap sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama ataupun vitamin prenatal yang diresepkan atau dianjurkan dokter.
Jadi, sambil menikmati berbagai perubahan tubuh selama trimester akhir, jangan lupa tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian, minum cukup air, mengonsumsi makanan yang beragam, dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, ya, Mommy.
Sebagian besar perubahan bentuk pusar selama kehamilan tidak berbahaya. Namun, Mommy sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika pusar menonjol disertai:
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah perubahan tersebut hanya bagian dari perubahan normal selama kehamilan atau berkaitan dengan kondisi lain, seperti hernia umbilikalis.
Jadi, pusar Mommy yang menonjol selama hamil umumnya bisa menjadi hal yang normal, terutama ketika usia kehamilan semakin bertambah dan perut terus membesar. Mommy tidak perlu panik hanya karena bentuk pusar berubah, ya. Yang lebih penting adalah memperhatikan apakah perubahan tersebut disertai nyeri, benjolan yang tidak biasa, atau keluhan lainnya.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.